PENGERTIAN
Model Discovery Learning merupakan nama lain dari model pembelajaran
penemuan. Menurut Kosasih, E (2015: 83)
Model
pembelajaran penemuan merupakan bagian dari kerangka pendekatan saintifik.
Siswa tidak hanya disodori oleh sejumlah teori (pendekatan deduktif), tetapi
mereka berhadapan dengan sejumlah fakta (pendekatan induktif). Dari teori dan
fakta itulah, mereka diharapkan mampu merumuskan sejumlah penemuan.
Sedangkan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2013: 242) dalam Materi Pelatihan Guru
Implementasi Kurikulum 2013 Matematika
SMP/Mts menyebutkan bahwa ada beberapa definisi tentang Discovery Learning, yaitu sebagai
berikut:
Discovery
Learning adalah proses
belajar yang di dalamnya tidak disajikan suatu konsep dalam bentuk jadi
(final), tetapi siswa dituntut untuk mengorganisasi sendiri cara belajarnya
dalam menemukan konsep.
Berdasarkan
definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning adalah suatu proses belajar dimana peserta didik
menemukan sendiri konsep dan prinsip materi yang sedang dipelajari.
KONSEP MODEL DISCOVERY LEARNING
konsep
model Discovery Learning adalah model
pembelajaran yang ingin merubah teacher
oriented menjadi student oriented dimana
peran guru hanya sebagai pembimbing. Bahan ajar tidak disampaikan dalam bentuk
akhir sehingga siswa menemukan konsep pemahaman materi yang sedang dipelajari.
Langkah-langkah Operasional dalam Proses
Pembelajaran
Dalam
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2013: 245), langkah-langkah persiapan
model Discovery Learning yaitu
sebagai berikut:
1)
Menentukan tujuan pembelajaran
2) Melakukan identifikasi karakteristik siswa
(kemampuan awal, minat, gaya belajar, dan sebagainya)
3)
Memilih materi pelajaran
4)
Menentukan topik-topik yang harus dipelajari
siswa secara induktif (dari contoh-contoh generalisasi)
5) Mengembangkan bahan-bahan belajar yang berupa
contoh-contoh, ilustrasi, tugas dan sebagainya untuk dipelajari siswa
6) Mengatur topik-topik pelajaran dari yang
sederhana ke kompleks, dari yang konkret ke abstrak, atau dari tahap enaktif,
ikonik sampai ke simbolik
7)
Melakukan penilaian proses dan hasil belajar
siswa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar